Hati-hati dengan kantong yang bocor
Engkau telah berwudhu dengan sebaik-baiknya wudhu akan tetapi engkau boros memakai air, itu sama dengan kantong bocor.
Engkau bersedekah kepada fakir miskin kemudian, engkau menghina dan menyulitkan mereka, itu sama kantong bocor.
Engkau sholat malam hari, puasa di siang hari, dan mentaati tuhanmu, tapi engkau memutuskan, tali silaturrahmi, jelas itu kantong bocor.
Engkau sabar dengan haus dan lapar, tapi engkau menghina dan mencaci, sama dengan kantong bocor.
Engkau memakai baju kerudung dan kebaya, tapi minyak Wangi menyengat, itu kantong bocor.
Engkau memuliakan tamumu dan berbuat baik kepadanya, tapi setelah dia pergi engkau menggunjingkannya, sungguh itu kantong bocor.
Pada akhirnya
Eengkau hanya mengumpulkan kebaikanmu dalam kantong bocor, satu sisi
Engkau mengumpulkan dengan susah payah kemudian engkau menjatuhkannya dengan mudah di sisi lain.
Apa yang kamu tabur itulah yang kamu dapatkan.
Lidah, hati, fikiran, jiwa, nafsu, dan dunia, tidaklah kekal.
Mari kita sebarkan kebaikkan dengan jiwa yang ikhlas agar terhindar kantong bocor.
0 komentar:
Post a Comment